Pendidikan kesetaraan adalah jalur pendidikan nonformal yang setara dengan pendidikan formal, terdiri dari Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara SMA. Program ini ditujukan bagi mereka yang karena berbagai alasan tidak bisa menempuh jalur sekolah formal.
Peserta program kesetaraan sangat beragam, mulai dari anak putus sekolah, pekerja usia sekolah, hingga orang dewasa yang ingin melanjutkan pendidikan setelah sempat berhenti bertahun-tahun. Jadwal belajar yang fleksibel menjadi salah satu daya tarik utama program ini.
Materi yang diajarkan pada dasarnya mengacu pada kurikulum yang sama dengan pendidikan formal, meski metode penyampaiannya disesuaikan dengan kondisi peserta didik yang umumnya juga memiliki kesibukan lain seperti bekerja atau mengurus keluarga.
Ijazah yang diterbitkan dari program kesetaraan memiliki kekuatan hukum yang sama dengan ijazah sekolah formal, sehingga bisa digunakan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya maupun untuk melamar pekerjaan.
Meski demikian, stigma terhadap pendidikan kesetaraan masih kerap muncul di masyarakat. Padahal program ini justru menjadi jalan penting untuk menekan angka putus sekolah dan memberi kesempatan kedua bagi mereka yang sempat tertinggal dari jalur formal.